ALIRAN KONTROL Aliran kontrol dikenal juga dengan kalang memiliki kemampuan untuk pemilihan percabangan melalui suatu keputusan dan pengulangan. Java telah mengadopsi konstruksi seluruh aliran kontrol C tanpa pengurangan atau penambahan. Dibawah ini merupakan contoh konstruksi aliran kontrol Java :
class ControlFlowTst { public static void main(String args [ ]) { int a = 1, b = 2, c = 3; System.out.println(“Seorang “); if (a > 1) System.out.print(“wanita “); else System.out.print(“pria “); System.out.print(“muda “); switch (b) { case 1 : System.out.print(“suka “); break; case 2 : System.out.print(“senang “); break; case 3 : System.out.print(“hobi “); break; default : System.out.print(“akan “); } System.out.print(“menyanyikan lagu “); for (int i=0; i < c; i++) System.out.print(“la, “); System.out.println(“dan “); while (c--> 0) System.out.println(“hu, “); do { System.out.print(“all “); } while (c == 3); System.out.println(“sambil berjalan pulang. “); } }
Keluaran program Latihan 10 tersebut adalah : Seorang pria muda senang menyanyikan lagu la, la, la, dan hu, hu, hu, sambil berjalan pulang. Dalam Latihan 10, kata kunci break dan continue tidak digunakan, namun penggunaan kedua kata kunci tersebut sama persis dengan C dengan sedikit tambahan dari Java yaitu : Java memungkinkan break dan continue multilevel ke label tertentu dan Java menghilangkan konstruksi aliran kontrol tunggal goto. | Home | | Kembali ke atas | |






0 komentar:
Posting Komentar